JAKARTA, VOICEMAGZ.com – Tiga penulis lagu asal AS, Steve Cooper, John Sandler, dan Greylyn Johnson, mengajukan gugatan atas lagu hits BTS berjudul “Swim” pada Rabu waktu setempat.
Gugatan ketiganya dilakukan atas dugaan plagiarisme terhadap sebuah demo yang belum pernah dirilis. Mereka menuduh “Swim”, lagu utama dalam album kelima BTS bertajuk “Arirang”, memiliki kemiripan substansial dengan lagu buatan mereka yang juga berjudul “Swim”.
Billboard melaporkan para penggugat mencantumkan Hybe, Hybe America, dan BigHit Music sebagai tergugat. Sejumlah penulis yang tercatat dalam kredit lagu, termasuk mantan anggota OneRepublic Ryan Tedder, juga ikut digugat.
BTS maupun para anggotanya tidak dicantumkan sebagai tergugat. Namun, RM tercatat sebagai salah satu penulis “Swim”.
Sementara itu BigHit Music menolak tuduhan tersebut sebagai klaim sepihak dan menyatakan siap menempuh jalur hukum.
Diketahui, Hybe merupakan perusahaan induk BigHit Music, sedangkan Hybe America adalah unit perusahaan tersebut di Amerika Serikat.
Para penggugat mengklaim telah mengedarkan demo lagu mereka kepada sejumlah pihak di industri musik sejak Maret tahun lalu. Demo itu antara lain dikirim kepada eksekutif Artist Publishing Group, perusahaan penerbitan musik dan label independen.
Menurut gugatan, pihak label mendengarkan demo tersebut dan membagikannya kepada pihak lain, termasuk sejumlah penulis lagu “Swim” milik BTS.
Para penggugat juga menyertakan analisis ahli musik Alexander Stewart. Ia menyebut kedua karya memiliki kemiripan pada hook atau bagian lagu yang mudah diingat, harmoni yang tidak biasa, tekstur, ritme, dan unsur lirik.
“Menurut pendapat profesional saya, kemungkinan karya itu diciptakan secara mandiri dapat dikesampingkan dan penyalinan merupakan kesimpulan yang tidak terelakkan,” tulis Stewart dalam laporannya.
Pendapat itu berasal dari ahli yang ditunjuk penggugat dan belum menjadi putusan pengadilan.Stewart sebelumnya terlibat dalam perkara hak cipta terhadap lagu “Thinking Out Loud” milik Ed Sheeran dan “Stairway to Heaven” milik Led Zeppelin. Kedua perkara tersebut pada akhirnya ditolak.
BigHit Music pada Jumat menolak tuduhan tersebut dan menegaskan “Swim” dibuat secara mandiri. Perusahaan itu menyebut tuduhan tersebut sebagai klaim sepihak.
“Kami akan merespons dengan tegas melalui proses hukum,” kata BigHit Music./Eds.








