JAKARTA, VOICEMAGZ.com – Kuasa hukum Ruben Onsu Minola Sebayang, mengungkapkan bahwa undangan pertemuan yang dikirimkan oleh pihak kuasa hukum Sarwendah dinilai tidak profesional dan kurang jelas.
“Belum ada (diskusi), Mas. Karena dia kan kirim suratnya itu ajakan untuk join meeting, tapi waktu dan tempat itu tidak mereka sampaikan. Bagaimana saya menyatakan mau ketemu atau tidak kalau enggak ada tempat dan waktunya?” ungkap Minola Sebayang dalam wawancara virtual, Selasa, 16 Juni.
Karena ketiadaan rincian tersebut, pihak Minola akhirnya mengambil inisiatif untuk menjadwalkan ulang pertemuan. Namun, jadwal padat dan rencana ibadah Ruben Onsu menjadi kendala utama dalam waktu dekat.
“Kami sampaikan karena kesibukan saya dan kesibukan Ruben yang berbeda, sehingga akhirnya waktunya saya ada dan Ruben ada itu baru di sekitar awal Juli. Apalagi Ruben tanggal 22 ini mau Umroh,” tuturnya.
Minola sendiri merasa sangsi dengan urgensi pertemuan tersebut jika materi yang dibahas hanyalah hal-hal yang sudah tertuang jelas dalam perjanjian akta notaris.
“Ini kan masih ajakan join meeting. Kita kan enggak tahu meeting-nya mau membahas apa. Karena kalau menurut kami, waktu anak-anak bertemu dengan ayahnya itu kan enggak perlu lagi dimeetingkan, Mas. Itu tinggal tergantung niat,” sindir Minola.
Bagi pihak Ruben, penyerahan anak untuk tinggal bersama sang ayah selama beberapa hari adalah harga mati yang tidak bisa dinegosiasikan kembali.
“Apa yang toh sudah pasti itu? Mengenai masalah jadwal anak-anak bertemu dengan ayahnya yang 2 sampai 3 hari seminggu. Apakah ini mau direnegosiasikan? Saya kira Ruben pasti enggak akan mau bernegosiasi lagi terkait itu,” tegasnya.
Penundaan pertemuan ini juga didasari kecurigaan pihak Ruben bahwa ajakan tersebut hanya strategi untuk menghambat langkah hukum yang tengah dipersiapkan kliennya.
“Kita bisa menduga sebuah akal-akalan hanya untuk mengundur-undur waktu supaya tidak bertemu dengan anaknya, dan seolah-olah kita tidak pantas melakukan upaya hukum di tengah ada permintaan berunding. Nah, ini dia,” papar Minola.
Mengenai rasa rindu Ruben terhadap Thalia dan Thania, Minola mengaku tidak sanggup lagi menggambarkannya dengan kata-kata. Baginya, penderitaan kliennya saat ini sudah berada di level tertinggi bagi seorang ayah.
“Waduh, Mas, ini enggak usah ditanya-tanya lagi lah. Saya rasa semua orang tua pasti tahulah bagaimana rasanya kepingin ketemu sama anak tapi enggak bisa ketemu. Sesuatu yang sudah tidak bisa lagi digambarkan, kangennya sudah enggak ketolongan,” ucapnya lirih.
Terkait desakan mantan manajer agar Sarwendah meminta maaf, Minola menyerahkannsepenuhnya kepada pihak lawan. Baginya, permintaan maaf dan akses anak adalah kunci pembuka jalan damai.
“Kalau memang dia (Sarwendah) meminta maaf kepada Ruben dan membiarkan anak-anak berkumpul bersama ayahnya, saya kira hal-hal yang lain seperti nafkah dan gono-gini akan mudah untuk dibicarakan,” jelas Minola.
Untuk saat ini, fokus utama Ruben adalah menjalankan ibadah Umroh dengan tenang sembari menunggu kepastian jadwal pertemuan di bulan Juli mendatang.
“Artinya sesimpel itulah. Berkumpul, quality time, jalan, makan, jemput sekolah, antar sekolah, 3 hari. Setelah itu kembali lagi ke rumah mamanya. Kan enggak sulit kan gitu loh maksudnya,” pungkas Minola Sebayang./Din.





