Agus Sardjono Gandeng Musisi Dwikki Dharmawan Rilis Single “Renungnku”

by -87 views

Jakarta, Voicemagz.com-Pandemi Covid-19 yang melanda negri ini memang membawa cerita  tersendiri. Namun dibalik itu semua,  tentu ada hikmah yang bisa dipetik dan dijadikan bahan renungan dan introspeksi diri.

Oleh seorang Guru Besar  Bidang Ilmu Hukum Keperdataan Universitas Indonesia Prof. DR. Agus Sardjono SH.MH, pandemi bisa dimaknai sebagai sebuah renungan dan introspeksi atas kekurangan diri. Hal itu ia tuangkan kedalam sebuah lirik lagu  yang diberi judul “Renunganku”.

Lirik Renunganku kemudian ia rangkai dengan balutan  nada-nada yang terbagi dalam beberapa bar, kemudian ia ramu  dengan menambahkan  bumbu aransemen dari berbagai macam instrumen musik, sehingga  jadilah sebuah karya cipta lagu yang syarat makna yang berjudul “Renunganku”.

Menurut Agus Sardjono lagu Renunganku ini liriknya berkisah  tentang bentuk introspeksi diri yang ia aktualisasikan lewat lagu.

” Lagu ini merupakanbentuk  renungan saya kepada sang Maha   Pencipta,  terkait dengan pandemic Corona Virus Disease 2019, atau yang lebih dikenal dengan COVID-19. Ini  merupakan sebuah introspeksi diri, apakah selama ini kita ummat manusia menyadari kekurangannya, yang kadang tidak pandai bersyukur kepada Ilahi. Mungkin COVID-19 hanyalah sebuah cara dari Tuhan untuk mengingatkan ummat manusia bahwa masih ada Kuasa dan KehendakNya”, terang Agus kepada Voicemagz.com di Jakarta, (13/11/20).

Untuk penggarapan aransemennya, Agus mempercayakan kepada musisi kawakan yang sekaligus sahabatnya yaitu Dwikki Dharmawan. Dipilihnya suami dari Ita Purnamasari ini untuk menggarap aransemennya tentu bukan tanpa alasan. Selain memiliki nama besar Dwikki sangat mampu memberikan sentuhan orkestra pada lagu Renunganku tersebut.

“Selain bersahabat cukup lama,  saya menganggap Dwikki adalah orang yang pas untuk mengaransemen lagu Renunganku dengan sentuhan orkestrasi. Dan hasilnya betut-betul sangat indah dan megah “, tambah Agus Sardjono.

Dalam kesempatan terpisah, Dwikki Dharmawan juga turut memberikan tanggapannya tentang lagu Renunganku ciptaan Agus Sardjono ini.

” Renunganku dari Prof Agus ini merupakan sebuah  lagu yang indah dan mendalam. Selain itu lagu  Renunganku ini merupakan bentuk  kontemplasi diri melalui nada dan harmoni dari seorang Prof gus. Saya bahagia dan bangga bisa terlibat berkolaborasi dengan guru besar saya yg juga songwritter dan penyanyi handal ini”, jelas Dwikki.

Untuk urusan mixing dan mastering , Agus mempercayakan kepada Hamid Alatas dan Jery Nada. Sedang untuk distribusi, ia mempercayakan kepada label kondang Warner Music Indonesia. Kini sudah tersedia di berbagai platform digital musik.

Meskipun dalam kesehariannya Prof. DR.gus Sardjono merupakan dosen  di Universitas Indonesia, namun jiwa bermusiknya telah jauh  lebih dahulu mengalir di jiwanya  sebelum ia menjadi dosen. Agus Sardjono  muda adalah anak band, ia seorang  gitaris, jadi musik baginya sudah mendarah daging sejak muda. Bahkan antara hoby dan profesi  bisa ia sandingkan sejajar  hingga saat ini.

Pria kelahiran Banyumas, 16 Agustus 1955 ini sekarang masih tercatat  sebagai  anggota dari band The Proffesor Band (TPB)  yang para personilnya adalah para Guru Besar UI seperti Prof. Dr. Sarlito Wirawan Sarwono, Prof.Dr. Gumilar Soemantri,  Prof. Dr.Ronny Nitibaskara,  Prof. Dr. Usman Chatib Warsa, Prof. Dr. Safri Nugraha,  Prof. Dr. Nugroho B. Sukamdani, Prof. Dr .Triyatno Yudo Haryoko, Prof. Dr. Benny Hoed “ayah musikus Anto Hoed” , dan Prof. Dr. Paulus Wirutomo.

Melalui  single Renunganku  karyanya ini,  Agus Sardjono berharap bisa  menjadi salah satu sumbangan bagi masyarakat yang sedang mengalami keadaan yang mencekam.

Semoga dengan menyanyikan lagu ini, hati akan lebih damai karena sadar, masih ada KekuasaanNya yang akan menolong ummat manusia menghadapi bencana pandemic COVID-19 ./Irish

Berikut Lirik Lagu Renunganku.

Mungkin Dia sedang murka

Karna kita lupa Dia

Wahai sahabatku, kita sama

Kinilah saatnya kita sadar

Ya Tuhanku, maafkanlah

 Tuhan tolong maafkanlah

Dosa kami kepadaMu