BARUNA RILIS SOLO ALBUM PERDANA “THY NAME IN MY TITLE”

by -1,778 views

baruna 2Lama vakum dari hingar bingar musik Tanah Air, bukan berarti Baruna telah menyudahi karirnya di dunia musik. Mantan vokalis band Elpamas yang popular diera ‘90an dan pernah bermukim di Jerman selama 6,5 tahun ini mengaku hidupnya tak bisa terpisahkan dengan musik. Bahkan ketika tinggal di Jerman ia juga rajin dating di konser-konser musik maupun workshop-workshop musik disana. Hal ini dilakukan untuk menambah bekal wawasan bermusiknya.

Pria kelahiran Jakarta 16 Juli 1967 ini meniti karir profesionalnya dimulai ketika didaulat menjadi vokalis Elpamas di album perdana mereka yang bertajuk , “Dinding – Dinding Kota” produksi Logiss Records pada tahun 1989. Setahun kemudian (1990) bersama band “Legen Bee” Baruna juga merilis album yang memunculkan lagu “ Jakarta Rock City” produksi Union Artist. Kemudian pada tahun 1999 Pria kelahiran 16 Juli 1967 ini merilis album bersama grup band yang berbeda lagi yaitu “Jagad” , dengan judul album “Putao Jahanam” produksi Logiss Records. Selain itu ada juga beberapa proyek bersama Jockie Suryoprayogo, Elfa Secioria, Addie MS dan lain-lain.

Kini seiring perjalanan waktu Baruna kembali meramaikan jagad musik Tanah Air dengan merilis mini album solo perdananya yang berjudul “THY Name In My Title” di bawah bendera Baraka Musik dan D’major. Kedewasaan Bermusik baruna sangat tampak di album yang berisi lima buah lagu ini. Jiwa Metal yang selama ini melekat didirinya seakan telah ia lepaskan. Keterbukaan pemikiran dan wawasannya atas berbagai genre musik yang ada di dunia diadopsi baruna dalam album solonya ini. Hal itu dibuktikan dengan ragamnya jenis musik yang ada didalamnya, ada yang berarnuansa reggae, funky, art rock, bahkan etnik atau “world music” .

“ Pemikiran tentang musik menjadi berubah ketika saya 6,5 tahun tinggal di jerman, kalau dulu jiwa saya melekat dengan metal dank keras, sekarang sudah tidak lagi. Pemikiran saya mulai terbuka dengan berbagai genre musik yang ada di dunia, dan semuanya asik menurut saya” ungkap Baruna saat preskon peluncuran albumnya di Prestige café kawasan Kemang Jakarta (19/3).

“Proses pembuatan lagu dalam album ini berjalan mengalir saja, saya tidak khususkan harus begini harus begitu dan sebagainya, khusus lagu “Do’a” saya terinspirasi dari ucapan teman atau keluarga kita sehari hari yang sering kita denger tapi belum tentu dilakukan, misalnya’ Do’ain saya ya’,! Berangkat dari hal semacam itu lalu saya mencoba kekuatan Do’a dengan sungguh-sungguh kalau sebenernya do’a kita bisa terkabul nggak sih.?, atau Tuhan itu ada nggak sih.? dan sebagainya” lanjut Baruna.

Dipilih lagu “Doa (Pray)” sebagai sinle dalam album “THY Name In My Title” ini. Selain lagu D0’a, terdapat empat lagu lainnya dalam album ini yaitu “Rasa”, “Land of Love”, “Luka Bukan Duka dan “Or Just to Be Love”.

Tanpa bermaksud memuji, saya sebagai pribadi kagum dengan semua lagu yang ada di album solo perdana Baruna ini. Kecuali konsepnya yang jelas, semua lagu yang ada didalamnya memiliki unsur musikalitas yang tinggi. Saya tidak tahu apakah publik di Indonesia bisa mengapresiasi apa tidak. Yang jelas jika anda penggemar musik yang bermutu atau berkelas, maka layak sekali jika album “THY Name In My Title” milik Baruna ini dijadikan koleksi.

Selain pemutaran 2 video kli dalam preskon peluncuran album tersebut, ada juga perform dari Baruna yang membawakan 4 lagu. Para musisi yang urut mendukung performnya adalah. Teddy Sudjaya & Ian Rocker Kasarunk (drum), Totok Tewel & Finggo Van Leun (gitar), Iwan Madjid & Edi Daromi (keyboard), Adi Darmawan (bass), dan 3 gadis cantik sebagai vokal latarnya. Irish |Foto: Dudut S

Leave a Reply

No More Posts Available.

No more pages to load.