JAKARTA, VOICEMAGZ.com – Setelah absen cukup lama dari pasar Indonesia, brand sepatu ikonik Macbeth kembali hadir dengan energi baru lewat MACBETH STUDIOS PROJECT, sebuah inisiatif kolaboratif untuk merayakan musik, seni, dan orisinalitas.
Digelar Sabtu (26/4) di MBloc Live House, Jakarta, MACBETH STUDIOS PROJECT dipandu Eno NTRL, drummer dari band rock legendaris NTRL, yang kali ini juga bertindak sebagai kurator dengan menghadirkan penampilan spesial dari sederet nama paling berpengaruh di skena musik Indonesia saat ini, seperti:
- Oslo Ibrahim (Pop/Indie)
- Endah N Rhesa (Folk/Acoustic)
- DavidBeatt (Rap)
- Summerlane (Pop Punk)
- RRAG (Rock/Alternative).
“Acara ini bukan sekadar konser. Ini adalah manifesto kami untuk para pencipta dan pencinta musik generasi berikutnya. Dengan spirit #kickthenormal, kami rayakan kembalinya Macbeth lewat satu malam penuh energi,” ujar Fian Asfianti, Senior Brand Manager Macbeth Indonesia di sela acara.
Ditambahkannya, dlahirkan dari dunia musik dan diciptakan untuk para musisi serta seniman, Macbeth selalu membawa semangat panggung dan energi penonton sebagai inspirasinya.
Dan kali ini, Macbeth menghidupkan kembali semangat tersebut dengan konsep baru yang menghubungkan musisi lintas genre dan generasi, sekaligus mendukung perkembangan emerging artists.
Sebagai bagian dari perayaan ini, Macbeth Indonesia meluncurkan koleksi kolaborasi eksklusif ‘Macbeth x Eno”.
Koleksi ini menampilkan siluet ikonik Eliot yang diperbarui dengan sentuhan personal dari Eno NTRL, seperti signature charm dan insole khusus.
Sepatu ini menjadi simbol untuk mereka yang menjadikan musik bukan sekadar tren, melainkan identitas.
Usai tampil, Eno mengungkapkan kedekatannya dengan Macbeth sejak lama.
“Lumayan milih Macbeth itu buat kenyamanan, sebenarnya dari segi sol bawahnya itu nge-grip banget,” kata Eno.
Ia juga berbagi cerita soal kecintaannya terhadap sepatu, meski dirinya tak menyebut diri sebagai kolektor sejati.
“Gua detail kalau soal sepatu, kayak masalah penyimpanan. Sepatu gua pasti masuk box, gua rawat banget,” ungkapnya.
Soal preferensi warna, Eno mengaku lebih nyaman dengan warna-warna gelap.
“Suka main warna, tapi akhirnya balik lagi ke hitam. Hitam itu timeless,” ungkapnya lagi.
Bagi Eno, sepatu juga harus tahan banting untuk aktivitas sehari-hari.
“Kalau main ke tempat becek, sepatu ini kuat banget. Bawahnya tuh gua sampai congkel-congkelin tanahnya,” kenangnya. (NVR)








