Gathan, Mantan Suami Dina Lorenza Dicari Polisi Terlibat Kasus Penembakan

oleh
oleh

JAKARTA, VOICEMAGZ.com – Sebuah insiden penembakan terjadi di kawasan Balimester, Jatinegara, Jakarta Timur pada Kamis (8/2). Penembakan ini diduga dilakukan Gathan Saleh Hilaby, mantan suami artis Dina Lorenza.

Soal ini, Kapolres Jakarta Timur, Kombes Nicolas Ary Lilipaly mengatakan, mantan suami artis ini melarikan diri dan dua kali mangkir dari pemanggilan polisi.

“Pelaku penembakan masih melarikan diri. Sudah semuanya (pemeriksaan saksi). Sudah dipanggil dugaan pelaku sampai dua kali, tapi tidak hadir dengan alasan yang tidak jelas,” ungkap Kombes Nicolas, Selasa (27/2).

Kombes Nicolas menyebut, insiden penembakan ini terjadi usai pelaku dan korban cekcok, dimana keduanya sampai adu mulut.

“Mereka berantem, temannya, mereka berantem. Mereka kan berteman, terus mereka berantem, perang mulut gitu,” kata Kombes Nicolas.

Ia juga menyampaikan pihak keluarga mantan suami artis tersebut juga telah berjanji menghadapkan pelaku kepada polisi. Namun hingga saat ini pelaku belum menyerahkan diri.

“Keluarga berjanji akan menghadirkan pelaku juga, tapi sampai sekarang tidak direalisasi,” ujar Kombes Nicolas.

Di kesempatan yang sama, Kombes Nicolas juga belum merinci motif mantan suami artis itu melakukan penembakan. Menurutnya, saat ini pihaknya masih menyelidiki dan mencari keberadaan pelaku.

“Jadi pihak Polres masih mencari keberadaan dugaan pelaku sampai saat ini,” pungkasnya.

Sementara itu, sang korban penembakan, Mohammad Andika Mowardi (32) mengungkapkan, persoalan dirinya dan Gathan memicu insiden penembakan.

“Perselisihan aja, perselisihan dikit aja. Perselisihan urusan kerjaan atau saya ada kata-kata nggak enak ke dia di awal. Yang pasti urusan kerjaan,” kata Andika, Selasa (27/2).

Andika mengatakan, Gathan menembak dari halaman ruko, sementara dirinya berada di lantai dua. Ada tiga kali tembakan dilepaskan, satu kali ke arah tanah dan dua kali diarahkan ke arahnya.

Untuk diketahui, pria keturunan Arab ini pernah terlibat dalam kasus peredaran senjata api ilegal dan penganiayaan pada 23 Agustus 2005. Kala itu, Gathan kedapatan memiliki dan menyimpan senjata api ilegal serta melakukan penganiayaan kepada seseorang.

Dari kasusnya itu, polisi mengamankan barang bukti satu pucuk pistol jenis Walther kaliber 9mm dengan nomor seri 021666 beserta tujuh butir amunisi peluru karet. Namun kasusnya berakhir damai.

Gathan juga sempat terlibat kasus yang sama pada 2011, lantaran dirinya kedapatan menjual belikan senjata api ilegal dengan tidak memiliki dokumen izin kepemilikan senjata api.

Tak hanya itu saja, Gathan juga pernah terlibat kasus narkoba dan ditangkap Polres Purwakarta, Jawa Barat pada Rabu (3/2/2021) di daerah Wanayasa, Purwakarta. Ia ditangkap bersama pria berinisial F dan dari keduanya diperoleh barang bukti berupa 5 kg ganja dan sepucuk senjata api.

Dari hasil persidangan, Gathan ternyata hanya dikategorikan sebagai pemakai dan pengguna sehingga Gathan direhabilitasi. (NVR)

No More Posts Available.

No more pages to load.