Good Gangster Betot ’Wak Udin’ ke Ruang Dengar Milenial

by -2,398 views

JAKARTA, VoiceMagz.com – Banyak yang tak asing dengan intro lagu Wak Udin’ yang dinyanyikan band baru Good Gangster saat rilis single perdananya, Senin (26/8).

Tapi harap dicatat, yang tak asing mendengarnya adalah yang usianya sudah di atas kepala tiga. Bagi yang kepala tiga ke bawah, intro lagu ini masih asing.

Ya.. intro lagu ini mengingatkan pada sebuah kearifan lokal nyanyian dan pantun yang jauh sudah ada sejak lama. Petuah Wak Udin’ yang kerap disampaikan melalui pantun dan lagu bagi warga Melayu Deli memang sangat kental di sepuluh hingga dua puluh tahun ke belakang.

Di tahun 1970-an lagu ini pernah sangat populer. Khususnya di kalangan anak-anak pesisir timur Sumatera Utara. Lagu Wak Udin’ adalah lagu permainan anak-anak layaknya lagu ’Tong-Tong Bolong’ di tanah Jawa. Liriknya disampaikan dengan pantun penuh kritik sosial yang jenaka.

Sekarang, di Sumatera Utara pun sudah tak banyak yang membawakan lagu ini. Ada satu dua orkes Melayu yang masih tampil membawakan lagu ini di pesta hajatan.

Dan kini, sepenggal lirik ’Wak-wak Udin, Wak Udin mau kawin. Potong kerbo pendek potong kerbo panjang..” coba kembali dibetot kepada kaum berumur 30 tahun ke bawah alias para milenial oleh dua personel Good Gangster, Verindra (Vokal/Gitar) dan Yazid (Drum/Vokal).

Petuah Wak Udin pun kini hadir dengan format baru. Dengan mengusung genre pop rock yang unik dan easy listening, lagu yang diproduksi label SiNi Production Indonesia ini coba menembak selera kaum milenial tanpa melupakan sentuhan rock.

Wak Udin’ versi Good Gangster ini liriknya bercerita tentang seorang pria separuh baya, orang kampung bernama Wak Udin. Ingin menikah dengan seorang gadis pujaannya. Namun gadis itu menolak, karena Wak Udin pengangguran. Selain itu malas bekerja, egois, kerjanya cuma menunggu warisan.

“Sang gadis menghindar lalu pergi ke lain kampung. Wak Udin menyusul. Namun sayang, saat ditemukan gadis pujaannya sudah gila,” papar sang vokalis Verindra yang juga pencipta lagu ini saat launching di Jakarta, Senin (26/8).

Walau baru hadir, kedua musisi ini bukan orang baru di blantika musik Indonesia. Kedua personel Good Gangster ini pernah hadir lewat grup band bernama ILANG. Di tahun 1995 grup ini pernah merilis album ‘Materialistis’di bawah produksi label Naviri Record.

Setelah ILANG band bubar dan benar-benar menghilang, Verindra dan Yazid membentuk grup band Good Gangster ini.

Anak band yang dibesarkan di Kota Medan ini kemudian memutuskan untuk memakai additional player. Simpel saja alasan mereka.

“Lebih mudah menyatukan ide dua kepala ketimbang harus banyak kepala,” ujar Yazid sang drummer.

Proses mixing dan mastering lagu ini dikerjakan oleh penata musik Nico Veryandi dari SiNi Production Indonesia yang juga kibordis band Kotak. Sementara video musiknya digarap dua anak muda asal Bali, Tude dan Varel.

Videoklip Good Gangster sendiri sudah dilepas bersamaan dengan launching singel mereka Senin lalu dan dapat dinikmati di YouTube. (NVR)

No More Posts Available.

No more pages to load.