Iis Dahlia Turut Komentari Kisruh Agnez Mo dan Ari Bias

oleh
oleh

JAKARTA, VOICEMAGZ.com – Penyanyi dangdut Iis Dahlia menyampaikan harapannya untuk perbaikan tata kelola royalti musik di Indonesia. Dia juga berharap kisruh yang ada saat ini bisa cepat selesai.

Dalam menanggapi permasalahan  Agnez Mo dengan Ari Bias, pedangdut 52 tahun itu merasa kurangnya transparansi Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) sebagai salah satu penyebab.

“Royalti kan sebenernya udah diatur. Cuman nih yang kurang transparan adalah lembaga LMK-nya,” kata Iis Dahlia, mengutip VOI, Kamis 12 Februari.

“Jadi, harusnya lembaga LMK ini transparan kepada pencipta (lagu), sehingga tidak terjadi kaya kejadian Ari Bias sama Agnez,” lanjutnya.

Ditanya lebih spesifik terkait putusan Pengadilan Niaga Jakarta Pusat yang mengabulkan gugatan Ari Bias dan menyatakan Agnez Mo bersalah, Iis melihat adanya kemungkinan hubungan penulis lagu dan penyanyi.

“Ya impact-nya dua-duanya sebenarnya. Nanti kalau umpamanya si pencipta punya lagu, nggak ada penyanyi yang mau nyanyiin. Atau sebaliknya,” katanya.

Iis merasa harus ada peran aktif pemerintah dalam menangani permasalahan royalti dan memperbaiki ekosistem musik di Indonesia.

“Ya mudah-mudahan dengan kejadian ini semua diperbaiki lah. Dan kalau aku sih minta tolong, karena kan sebenarnya di sini ada (peran) kementerian juga, Kementerian Kebudayaan, ya itu yang mengurusi kita,” ujar Iis.

“Mudah-mudahan kalo pemerintahnya ikut serta, kitanya jangan egois, semua bisa ada kedamaian,” imbuhnya.

Pasalnya, kata Iis, musisi di Indonesia pada era terdahulu – baik penulis lagu maupun penyanyi – punya hubungan persaudaraan yang kuat. Oleh karenanya, ia yakin permasalahan terkait royalti seharusnya bisa diselesaikan.

“Karena kita tuh, kalau musisi yang dulu tuh, nggak saling kenal aja udah kayak saudara. Jadi kita jangan saling egois, jangan hanya memikirkan materi. Kita sama-sama, walaupun memang materi itu juga penting buat kehidupan. Tapi mudah-mudahan ada jalan tengah, ada transparansi, sehingga nggak ada pihak yang dirugikan,” pungkasnya./Aly.

No More Posts Available.

No more pages to load.