KCI Dukung Soka Gakkai di Banten Youth Culture Festival for Peace

by -1,419 views

Kolaborasi Koto dan Kolintang Lampaui Budaya Lintas Negara

Lies Wiendu Roy Soeryo Rano Karno Dharma Oeratmangun dan Rully Bukan yang pertama kalinya bagi YKCI (Yayasan Karya Cipta Indonesia) memberikan dukungan terhadap kegiatan kebudayaan yang diselenggarakan oleh Soka Gakkai Indonesia. Setelah tahun lalu memberikan dukungan penyelenggaraan Pekan kebudayaan di Lampung pada 2012 lalu, kini Armada yang dinahkodai Dharma Oratmangun itu kembali mendukung kegiatan Soka Gakai dalam menyelenggarakan Pekan Kebudayaan Banten yang mengambil tema “ Banten Youth Culture Festival for Peace “.

Acara yang digelar di Auditorium Universitas Pelita Harapan (UPH) Tangerang pada Minggu (20/10) lalu dibuka oleh Menteri Pemuda dan Olah Raga (Menpora) Roy Suryo, didampingi Wakil Gubernur (Wagub) Banten, H. Rano Karno, dan Rektor UPH, Jonathan L. Parapat.
Acara dibuka dengan kolaborasi permainan alat musik tradisional dari Jepang yaitu Koto yang dimainkan para pemusik wanita dari Jepang, dengan alat musik dari Indonesia Kolintang yang dimainkan oleh kelompok Pinkan asuhan Ibu Lies Purnomo Yusgiantoro. Dalam kolaborasinya itu para seniman membawakan lagu Tanah Airku yang mengundang Dharma Oratmangun secara sepontan untuk menyanyikan lagu tersebut, Selain itu dibawakan juga lagu Bengawan Solo (cipt. Almarhum Gesang), dan satu lagu popular dari jepang yang berjudul Kokoronotomo. Para hadirin yang berkisar 2000 orang pun serentak turut menyanyi meskipun tanpa dikomando.

“ Festival seperti ini harus kita dukung, karena memiliki nilai positif untuk mempererat persahabatan melaui komunikasi cultural” Ungkap Rully Khairul Azwar (Ketua Komisi 10 DPRRI) yang hadir di deretan tamu VVIP.
“ Kami menyelenggarakan acara ini untuk menciptakan suasana perdamaian lewat kebudayaan, dan acara semacam ini sudah kami gelar sebanyak 3(Tiga) kali. Yang pertama di Provinsi Keppri, Kemudian di Lampung dan sekarang di Provinsi Banten. Selanjutnya kan kami adakan secara rutin tiap tahunnya di provinsi-provinsi di Indonesia. Ujar Takaguchi Ketua penyelengara dari Soka Gakkai Indonesia.

Dalam rangkaian acara yang berdurasi kurang lebih 4 jam dan melibatkan 250 seniman itu, ditampilkan pula kesenian khas banten lainnya seperti Rampak Bedug, Angklung, , Tari Kalengkangan, Tari Lenggang Cisadane, serta tari tradisional Jepang yang berasal dari daerah Okinawa yaitu Eisa. Tak ketinggalan sebuah kreasi tari modern pun juga turut ditampilkan dalam acara itu, diantaranya Dynamic Dance, dan Human Tower yang dipersembahkan oleh Soka Gakkai Indonesia.

Selain Menpora Roy Suryo dan Wakil Gubernur Banten H. Rano Karno selaku tuan rumah, hadir pula sebagai Tamu VVIP dalam acara tersebut diantaranya, Direktur Wahid Instituite, Yeni Zanuba Wahid, Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Wiendu Nuryati, Ketua Komisi XDPR RI, Rully Khairl Azwar, Dharma Oratmangun , Ketua Umum YKCI, Pendiri Pinkan Indonesia Lies Poernomo Yusiantoro, Bunda Lolita, sejumlah tamu VVIP lainnya.

Leave a Reply

No More Posts Available.

No more pages to load.