Saat Kiki ‘Si Tangan Ajaib’ Bangga, Orang Hebat Jadi Pasiennya

by -2,169 views
Kiki Hendrawan bersama dr. Hendra Sutantyo (Dokter Ahli Bedah)

JAKARTA, VoiceMagz.com – Sejak diburu sebagai sumber pemberitaan media  pada September 2017  lalu, Kiki Hendrawan atau yang oleh para pasiennya yang berhasil disembuhkan dijuluki  ‘Si Tangan Ajaib’ karena bisa menyembuhkan pasien syaraf kejepit (HNP) dalam waktu lima menit ini terus kebanjiran pasien.

Baik pasien yang berkunjung langsung ke kliniknya berpraktek maupun kunjungan khusus dengan perjanjian.

Dan pada Rabu (21/11) lalu, kembali awak media menemui Kiki Hendrawan untuk menanyakan bagaimana progres pengobatan syaraf kejepit (HNP)yang menjadi spesialisnya itu.

Dalam kesempatan tersebut Kiki menyatakan, dirinya bersyukur karena semakin banyak pasien HNP dari berbagai kalangan yang bisa dibantu proses penyembuhannya.

“Alhamdulillah, sampai saat ini semakin bertambah banyak yang bisa saya bantu penyembuhannya. Kalau yang mengalami syaraf kejepit di lumbal torakal dan cervical itu biasanya saya tangani hanya dalam tempo 5 menit saja. Syaraf kejepit itu banyak tipenya, ada yang sulit dan ada yang mudah atau bahkan langsung sembuh ditempat dalam waktu tak kurang dari 5 menit. Tipe yang paling sulit menurutnya adalah tipe yang melemahkan,” jelas Kiki saat ditemui di Ciputat, Tangerang Selatan.

Lebih jauh Kiki juga menceritakan bagaimana tipe HNP yang bisa langsung sembuh ditempat dan bagaimana pula tipe HNP yang sulit untuk disembuhkan atau butuh proses.

“Tipe syaraf kejepit yang biasanya bisa langsung sembuh di tempat adalah tipe HNP yang rasanya sakit saat bergerak. Misalnya ketika jalan, ketika berdiri, posisi tidur kaki kiri atau kanan sakit, sakit saat membungkuk serta segala rasa nyeri di seputaran lutut dan dipinggang seperti ketarik sampai ke kaki. Sementara yang sulit adalah tipe yang melemahkan syaraf, apalagi yang terkena sudah menjalar di kedua kakinya. Tipe seperti ini perlu waktu yang cukup lama,” beber Kiki.

Pasien yang datang berobat kepadanya sangat beragam dan multi strata sosial. Ada dari kalangan orang biasa saja, ada dari kalangan pejabat. Ada juga dari kalangan dokter hingga pengusaha.

“Pasien yang datang berobat ke saya latar belakangnya macam-macam ya, ada dari kalangan orang biasa, ada juga pegawai, profesional, tentara dan lain lain. Beberapa waktu lalu saya  pernah juga mengobati pak Idrus Marham (mantan Menteri Sosial). Dan yang terbaru saya mengobati seorang dokter ahli bedah yaitu dr. Hendra Sutantyo di awal November)  Kemudian pengusaha nasional Tjipto Pusposuharto (Agustus) yang juga salah satu pemilik perusahaan farmasi Meiji,” imbuh Kiki.

Sejauh ini Kiki mengaku sangat senang, karena Karena ilmu yang ia dapatkan ketika studi di Guangzhou University China bisa bermanfaat bagi orang banyak. Hal itu dibuktikan dengan semakin banyaknya pasien kasus HNP yang bisa dibantu pengobatannya.

“Lebih bangganya lagi ternyata saya bisa membantu pengobatan orang-orang yang menurut saya tergolong orang besar. Baik secara jabatan, maupun kemampuan ekonominya,,” pungkas Kiki.

Sebagai tambahan informasi, beberapa waktu lalu banyak sekali pasien yang datang ke kliniknya, bahkan sampai membludak.

Sehingga sempat juga dikomplain oleh warga karena jalanan dipenuhi oleh kendaraan pasien karena mengganggu aktifitas warga.

“Itu saya akui karena kesalahan saya yang belum mengatur jadwal dengan rapi. Tetapi sekarang sudah bisa teratasi karena admin kami mbak Maya NK sudah mengatur jadwal sedemikian rupa, sehingga pasien tidak datang secara bersamaan,” ujar Kiki.

Kiki Hendrawan bersama Staf Adminnya Maya NK

“Kami sudah atur jadwalnya, sesuai jam praktek pak Kiki yang hanya 2 jam dalam sehari yaitu mulai jam 10 pagi sampai jam 12 siang. Biasanya dalam rentang waktu itu pak Kiki maksimal hanya menangani sekitar 15 sampai 20 pasien. Pasien sudah saya jadwal kedatangannya, sehingga tidak terjadi lagi penumpukan pasien di ruang tunggu yang berimbas pada penuhnya jalanan dengan kendaraan para pasien. Alhamdulillah semua sudah teratasi,” imbuh Maya.

Lebih lanjut Maya juga menjelaskan bahwa pasien yang sudah menghubungi dirinya melalui WA, langsung dijadwalkan.

“Pasien yang sudah mendaftar melalui WA di nomor 085714049345, langsung saya balas dengan memberikan jadwal hari, tanggal, jam dan alamat kliniknya. Sehingga pasien tak lagi menumpuk seperti yang terjadi beberapa waktu lalu. Pokoknya sekarang sudah lumayan rapi,” tutup Maya.

Sakit memang tidak diharapkan oleh siapapun, oleh karena itu tindakan pencegahan (preventif) jauh lebih baik daripada mengobati.

Hindari makanan yang kurang sehat, lakukan olahraga sesuai usia, dan hindari gerakan-gerakan yang terkesan memaksa jauh lebih bagus dilakukan demi menjaga kesehatan./Irish

No More Posts Available.

No more pages to load.