Maknai Hari Pahlawan, Indra Utami Tamsir Gelar Lomba Album Pop Jawa Keroncong

by -84 views

Jakarta, Voicemagz.com- – Situasi pandemi Covid-19 yang belum reda, ternyata tidak menyurutkan semangat Indra Utami Tamsir menyelenggarakan Lomba Virtual Grup Musik Lintas Genre, Album Pop Jawa Keroncong “Sutra Dewangga” Indra Utami Tamsir.

Menariknya, lomba ini berhasil menumbuhkan minat di kalangan milenial untuk melestarikan musik keroncong di Tanah Air. Salah satunya, berasal dari Salatiga, Jawa Tengah, dengan vokalisnya yang masih berusia 6 tahun.

“Alhamdulillah, lomba ini diikuti oleh 25 grup keroncong dari berbagai daerah di Indonesia. Antusiasme mereka sangat luar biasa. Penghargaan tertinggi kepada semua grup yang berpartisipasi dengan meluangkan waktu untuk berlatih demi memajukan musik keroncong,” ujar Indra Utami, jelang acara Grand Final yang digelar di Auditorium Abdul Rahman Saleh RRI, Jakarta, Rabu (10/11).

Penyelenggaranya, IUT Production, secara khusus menjadikan momentum Hari Pahlawan, 10 November, sebagai puncak acara lomba yang digelar sejak 1 September silam. Ia mengatakan, selebrasi atas karya musik keroncong ini menjadi momentum khusus untuk memaknai Hari Pahlawan.

“Kemerdekaan yang kita nikmati saat ini tentunya pednuh dengan perjuangan para pahlawan negeri ini. Dengan adanya kebebasan inilah kita bisa berkegiatan di segala aspek, termasuk berkesenian atau mengembangkan kebudayaan yang memang harus dilestarikan, dalam hal ini musik keroncong, tutur wanita yang dijuluki sebagai The Next Waljinah ini.

Hasil video yang dikirimkan peserta membuat Indra Utami bangga. Penyebabnya, para musisi yang telah mengirimkan karyanya didominasi oleh generasi muda. Dari 25 karya yang diterima dewan juri, hanya dua grup saja yang tergolong senior.

“Lainnya adalah musisi muda. Bahkan, grup yang dari Salatiga, vokalisnya itu masih berusia 6-7 tahun. Dia akan kita berikan apresiasi khusus juga,” kata Undra Utami, peraih predikat sebagai Penyanyi Keroncong Terbaik AMI Award (2013).

Lomba Virtual Grup Musik Lintas Genre, Album Pop Jawa Keroncong “Sutra Dewangga” ini, dewan jurinya terdiri dari Indra Utami Tamsir, Didiek SSS, Singgih Sanjata dan Bens Leo.

Dari hasil 10 video terbaik yang dilombakan pada acara grand final di RRI Jakarta ini, grup Lapis Legit dari Bandung didaulat sebagai juara pertama dan berhak atas hadiah utama berupa uang pembinaan sebesar Rp 15 juta.

Sementara itu, untuk vokal favorit dan grup favorit, masing-masing diberikan kepada Candra Kirana Bali dan Sabdareswara yang memperoleh uang pembinaan masing-masing sebesar Rp 2,5 juta.

Dewan Juri Bens Leo menjelaskan pemilihan grup Lapis Legit sebagai juara pertama karena musikalitas yang disajikan sangat variatif dan inovatif. Penggunaan alat musik etnik, kata dia, menjadi nilai tambah saat membawakan lagu wajib Kembang Impen dan lagu pilihan Kayungyun yang berasal dari album Sutra Dewangga.

“Tapi hal paling utamanya adalah grup Lapis Legit ini mampu memberikan nuansa yang segar dan berbeda dari lagu aslinya karena mereka mampu melakukan rearansemen pada lagu Kembang Impen,” jelas Bens.

Pada acara grandfinal ini ini ditampilkan 10 video musik terbaik dari hasil seleksi 15 grup terbaik. Dalam lomba ini, para peserta melantunkan lagu wajib dan lagu pilihan dari album ‘Sutra Dewangga milik Indra Utami Tamsir.

Lagu wajib adalah single Kembang Impen. Lalu untuk lagu pilihan dapat memilih antara lagu Kayungyun atau Lintang Sore.
“Lomba ini sangat luar biasa. Tidak hanya menampilkan musisi-musisi berbakat yang masih muda tapi lomba ini menjadi wujud nyata untuk terus mendekatkan musik keroncong kepada generasi muda sekarang,” kata juri lainnya, Didiek SSS.

Berikut daftar lengkap para pemenang lomba
Juara 1: Lapis Legit dari Bandung (hadiah sebesar Rp 15 juta)
Juara 2: Candra Kirana dari Bali (hadiah sebesar Rp 10 juta)
Juara 3: KKAJ – Komunitas Keroncong Anak Jombang (hadiah sebesar Rp 7,5 juta)
Vocal favorite: Candra Kirana dari Bali (hadiah sebesar Rp 2,5 juta)
Grup Favorite: Sabdareswara dari Banjarnegara (hadiah sebesar Rp 2,5 juta).

No More Posts Available.

No more pages to load.