Roh Mati Paksa Bidik Pasar Malaysia, Singapura dan Brunei

by -478 views

Jakarta, VoiceMagz.com –Tema film horor rupanya masih menjadi magnet tersendiri bagi produser maupun sutradara di Indonesia.

Awal tahun 2020 ini Super Media Pictures  akan menyuguhkan sebuah film horor berjudul ‘Roh Mati Paksa, Cinta Berujung Maut’.

Film yang menceritakan tentang sepasang muda mudi yang terjebak dalam manisnya cinta hingga brujung teror, yang terjadi di sebuah villa terpencil saat mereka liburan bersama teman temannya ini merupakan film perdana garapan sutradara muda Adi Garing. Rencananya akan mulai tayang di bioskop Indonesia pada 26 Maret mendatang.

“Ini merupakan film pertama saya, jadi ada semacam kebanggaan bisa dipercaya untuk menggarap film layar lebar ini. Semoga mendapat respon positif dari pecinta film tanah air,” jelas Andi Garing saat peluncuran poster dan trailernya di Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Jum’at (7/2).

Tak hanya pertama bagi sang sutradara, bagi Ahmad Pule dan Ratu Sikumbang film ini juga menjadi yang pertama baginya tampil di layar lebar.

“Film ini bagi saya merupakan yang pertama kalinya, jadi banyak pelajaran dan pengalaman yang bisa saya ambil dalam berakting di film layar lebar,” jelas putra komedian Mastur ini.

Sementara itu Ratu Sikumbang  juga mengaku ini merupakan film pertamanya, namun demikian banyak pengalaman yang bisa ia ambil dari proses penggarapan film ini. Termasuk  pengalaman, termasuk yang berbau mistis.

“Ini film pertama saya, banyak pengalaman yang bisa diambil, termasuk pengalaman berhubungan hal-hal mistis yang terjadi saat syuting. jadi kayaknya ada kehadiran makhluk gaib gitu, dan itu hampir dirasakan oleh para kru juga, karena tempatnya memang agak serem,” jelas Ratu.

Lebih lanjut Ratu menambahkan, tempat shoting film ini berada di villa yang lama tak ditempati.

“Lokasinya di Puncak, jadi bukan hanya filmnya saja yang serem, tetapi tempatnya juga serem,” tambahnya.

Selain Ratu dan Pule, film ini juga dibintangi Arnold Leonard, Dea Annisa, Gabriella Larasati, Ismi Melinda, Natalie Zenn dan Robert Chaniaago. Adapun penulis naskah dalam film ini adalah Agus Noor Ismail.

Selain akan diedarkan di Indonesia, film ini rencananya juga akan beredar di negri tetangga yaitu Malaysia, Singapura dan Brunei./Irish