JAKARTA, VOICEMAGZ.com – Sadewi Essential pada akhir pekan lalu resmi meluncurkan koleksi parfum Sadewi signature terbaru bertajuk “Ritus Keharuman: The Perfume Masterclass”.
1. Prana (Sang Pencipta): Mewakili energi hidup dan spiritual. Aroma hangat dan menenangkan (Rose, Oud, Cashmeran).
2. Nayaka (Sang Bijaksana): Menghadirkan ketenangan dan kebijaksanaan. Aroma herbal dan earthy yang membumi.
3. Madhava (Sang Pecinta): Romantis, hangat, dan optimis. Perpaduan manis antara (Lavender, Pineapple, Jasmine).
4. Mahija (Sang Pemimpin): Simbol kekuatan dan elegan. Kombinasi kuat (Saffron, Oud, Amber).
5. Svara (Sang Pejuang): Vibrasi yang menggetarkan semangat. Aroma spicy floral yang tajam (Black Pepper, Ginger).
6. Kantha (Sang Harapan): Semangat muda dan tulus. Aroma lembut, floral, dan clean (Jasmine, Vanilla, Sandalwood).
7. Malini (Sang Pengasuh): Simbol kasih dan kelembutan. Aroma floral warm seperti pelukan (Jasmine Sambac, Orange Flower, Amber).
“Setiap produk tidak sekadar menghadirkan aroma, tetapi juga cerita, warna, dan energi yang melekat pada perwujudan dewi tersebut,” ujar Dini Sagita, Chief Operating Officer (COO) Sadewi kepada awak media di sela-sela acara peluncuran di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
Dini Sagita lebih lanjut menjelaskan Sadewi hadir bukan sekadar sebagai produk, melainkan sebuah karya yang lahir dari “tangan, hati, dan nilai-nilai budaya Indonesia.”
“Sadewi adalah cerita tentang harmoni, di mana seni, sains, dan sisi humanis berpadu dalam wujud keharuman,” ujar Dini Sagita.
“Kami menggabungkan essential oil asli Indonesia yang lahir dari semangat menghadirkan keindahan yang berkelanjutan, from nature, for the soul, for the earth,” lanjutnya.
Gandeng Givaudan
Tujuh varian parfum signature Sadewi menurut Dini dirancang sebagai representasi kepribadian mendalam (deep personality) yang memungkinkan penggunanya mengekspresikan diri tanpa kata-kata.
Setiap aroma dijelaskan Dini diciptakan melalui riset modern dan kolaborasi dengan Givaudan, perusahaan aroma global terkemuka, yang turut berperan dalam pengembangan bahan dasar parfum ini.
Tidak tanggung-tanggung, empat pakar fragrance dan perfumer dari Givaudan, yaitu Linna Hariman, Novita Sari, Okeviana Dwijayanti, dan Karina Mandala, digandeng untuk memastikan kualitas global dari Sadewi.
“Tujuan kami adalah menciptakan wewangian yang bukan hanya indah, tetapi juga berkelanjutan, membawa produk lokal go global,” tambahnya.
Parfum signature Sadewi diklaim mampu bertahan hingga 12 jam di pakaian dan juga dirancang untuk saling mendukung saat di-layering dengan varian lain atau dengan rangkaian Body Care Sadewi (seperti Body Oil sebagai boosting).
Produk ini tersedia dalam ukuran 50 ml seharga Rp360.000 dan tersedia di marketplace resmi Sadewi serta offline store pertamanya di Icon Mall Sanur, Bali.
Kolaborasi inklusif
Dini mengungkapkan Sadewi lebih dari sekadar wangi. Menegaskan komitmennya terhadap aspek humanis, Sadewi melakukan kolaborasi inklusif yang unik dengan SLB 2 Gresik, SLB C Tabanan, SLB 1 Trenggalek, dan SLB Lintau Sumatera Barat (terutama penyandang Down Syndrome dan Tuna Wicara).
“Karya lukisan tangan mereka digunakan sebagai elemen seni pada packaging khusus dan PR package,” kata Dini Sagita.
“Sedangkan tutup botol parfum signature Sadewi dirancang sebagai collectible items melalui kolaborasi dengan seniman lokal di Gunung Kidul, Jawa Tengah,” lanjutnya.
Kolaborasi itu menurut Dini bentuk komitmen bahwa Sadewi adalah sebuah art, craft, and care.
“Kami ingin menunjukkan bahwa kehidupan sejati selalu lahir dari kolaborasi dan cinta,” ucap Dini.
Melalui ritus keharuman, Sadewi ingin mengajak para pembaca tabloidbintang.com untuk merasakan bahwa parfum bukan hanya aroma, lebih dari itu perjalanan, doa, dan ekspresi diri.
“Keharuman sejati adalah sesuatu yang hidup dalam setiap ingatan,” pungkasnya./May.






