JAKARTA, VOICEMAGZ.com – Pedangdut Uci Sucita terus tunjukkan eksistensinya di jagad musik dangdut, dengan merilis karya terbaru lewat single berjudul “Candu dan Luka”.
“Lagu ini tentang seseorang yang sudah kecanduan cinta, tapi terluka dan itu terjadi berulang kali. Akhirnya dia move on dan lepas dari hubungan yang toxic,” ungkap Uci Sucita, di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (28/8).
Mengikuti tren musik masa kini, Uci menghadirkan sentuhan yang berbeda. Ia menggabungkan unsur dangdut koplo kekinian, pop, bahkan rap, menjadikannya sebuah karya yang segar dan unik di industri musik tanah air.
“Sekarang kan lagi demam koplo Gen Z. Musiknya lebih sederhana, tapi enak dipakai goyang. Kayak Mario G Klau,” ujarnya.
Meski mengusung aransemen modern, Uci menegaskan bahwa jati dirinya sebagai penyanyi dangdut tetap menjadi ciri utama. Lagu “Candu dan Luka” menjadi bukti nyata bagaimana dangdut bisa bertransformasi tanpa kehilangan akar.
Menariknya, lagu ini juga sedikit banyak mencerminkan pengalaman pribadi sang penyanyi.
“Lumayan, ada sedikit pengalaman pribadi juga. Tapi yang pasti, banyak orang yang bisa relate karena lagu ini menggambarkan percintaan yang sering terjadi di kehidupan sehari-hari,” katanya.
Dengan tema cinta yang relatable dan aransemen musik yang catchy, Uci berharap bisa menjangkau pendengar dari kalangan muda, terutama generasi Z.
“Aku ingin lebih dekat dengan Gen Z. Makanya aku berani eksplorasi genre dan tampilan baru. Ini adalah New Uci Sucita,” tambahnya.
Tak berhenti di perilisan audio, Uci juga sedang mempersiapkan video klip resmi yang dijadwalkan akan tayang bulan depan. Harapannya, visual dari “Candu dan Luka” bisa semakin memperkuat pesan lagu dan menyentuh lebih banyak hati penikmat musik di seluruh Indonesia./Eds.







