Ternyata, Ikke Nurjanah Pernah Jadi Kebanggaan Orang Nomor Satu Indonesia

by -3,147 views

JAKARTA, VoiceMagz.com – Sebuah hal tak terduga dialami pedangdut senior, Ikke Nurjanah usai menghibur 400 anak yatim di acara Ulang Tahun Keempat Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) di studio Lemmon, Jakarta, Kamis (12/7).

Ikke tiba-tiba didatangi Habib Yahya Assegaf yang baru usai memberikan tausiyah kepada anak-anak yatim di acara ini.

“Saya boleh bicara dengan Ikke?” tanya Habib Yahya Assegaf saat Ikke tengah diwawancara sejumlah awak media.

Dengan mimik muka sedikit bingung, pelantun tembang ‘Terlena’ ini pun buru-buru mendatangi Assegaf yang duduk di kursi roda ini.

“Ikke ini adalah salah satu penyanyi kebanggaan almarhum Gus Dur,” ucap Assegaf usai Ikke ada di hadapannya.

Mendengar ucapan sang habib, Ikke pun tampak terkejut.

“Oh ya? Masya Allah… Memang sering cerita (Gus Dur) ya ke Habib?” ucap Ikke.

Diceritakan Assegaf, Presiden keempat Indonesia ini seringkali bilang kepadanya jika Ikke merupakan salah satu penyanyi yang dibanggakannya. Terutama lantaran suara dan penampilannyan saat membawakan lagu-lagu dangdut.

Pedangdut yang kini berhijab ini mengaku suprise dengan apa yang diceritakan Assegaf tersebut. Ia tak menyangka jika selama ini salah satu orang nomor satu di Indonesia bangga akan dirinya.

“Saya juga pernah dikasih referensi musik oleh Gus Dur saat kunjungan ke kantor PB NU yang di Matraman itu,” ucap Ikke pada Assegaf.

Usai berbicara singkat, Assegaf pun meminta foto bersama dengan Ikke yang belakangan ini tengah aktif di berbagai organisasi musik tanah air.

Acara Ulang Tahun Keempat FORWAN yang juga sekaligus santunan bagi 400 anak yatim piatu serta janda anggota FORWAN ini sendiri berlangsung meriah. Ikke Nurjanah, Ratna Listy, Caca Handika, Derry 4Sekawan, Uci Sucita, pesulap Adri Manan dan sejumlah artis turut memeriahkan acara ini.

Sebelum acara, anak-anak yatim piatu juga sempat menikmati aneka permainan tradisional yang dikomandoi Rumah Dolanan milik mantan wartawan Endi Aras. Mereka bermain bakiak tandem, lompat karet dan sejumlah permainan tradisional lainnya.

“Biasanya, kegiatan pembagian bingkisan dan santunan dilakukan banyak di bulan puasa saja. Tapi sesudahnya anak yatim piatu ini seakan dilupakan. FORWAN berusaha merubah tradisi itu bahwa santunan bisa kapan saja. Terlebih menjelang tahun ajaran baru seperti ini,” ujar Ketua Umum FORWAN, Sutrisno Buyil di sela-sela acara yang disponsori PT Kino, Lemmon.id, Telkomsel, Nagaswara, Topotels Hotels dan sejumlah sponsor lainnya.

“Saya salut dengan FORWAN yang mau menggelar kegiatan berbagi di luar bulan Ramadhan. Saya berharap FORWAN terus konsisten melakukan kegiatan sosial di tengah kesibukana mencari berita,” imbuh Ikke Nurjanah. (NVR)

No More Posts Available.

No more pages to load.