PARIS, VoiceMagz – Penyanyi yang juga selebritas Syahrini menjadi sorotan publik usai tampil di karpet merah Festival Film Cannes 2025. Banyak yang mempertanyakan, apa yang dilakukan Syahrini disana. Apalagi, ia mengklaim mendapat penghargaan dalam acara tersebut.
Melalui unggahan Instagram resminya pada Sabtu (17/5), istri pengusaha Reino Barack ini menyatakan dirinya hadir di Cannes untuk menerima penghargaan bergengsi bertajuk Outstanding Achievement in Entertainment, Influence, & Global Cultural Impact yang diberikan UNESCO melalui program Listen to her Parole.
“Saya datang ke Cannes untuk menerima penghargaan bergengsi dan luar biasa dari UNESCO melalui platform Listen To her Parole,” tulis Syahrini dalam unggahannya yang memperlihatkan dirinya berpose elegan di Cannes.
Namun, pernyataan tersebut segera menuai klarifikasi resmi dari pihak UNESCO. Dalam keterangannya, Kamis (21/5), UNESCO Regional Office Jakarta menegaskan bahwa mereka tidak terlibat dalam pemberian penghargaan yang dimaksud.
“UNESCO tidak terlibat dalam pemberian penghargaan pada acara di Cannes yang dimaksud,” demikian pernyataan resmi dari kantor regional UNESCO.
UNESCO menambahkan, meskipun acara tersebut melibatkan Guila Clara Kessous, seorang seniman Prancis yang pernah dianugerahi gelar UNESCO Artist for Peace, kegiatan tersebut tidak mewakili atau diselenggarakan oleh UNESCO secara resmi.
Lebih lanjut, UNESCO menjelaskan bahwa Listen to her Parole merupakan program dari organisasi berbeda, yaitu United Society Council (USC). Dengan demikian, penghargaan yang diterima Syahrini seharusnya disebut sebagai penghargaan dari USC, bukan UNESCO.
“Akan lebih tepat jika disebut sebagai penghargaan dari United Society Council melalui acara Listen to her Parole, yang didukung Guila Clara Kessous, salah satu UNESCO Artist for Peace,” tulis UNESCO.
Untuk diketahui, Syahrini hadir dua kali di red carpet Festival Film Cannes 2025, yakni pada 15 dan 16 Mei. Ia tampil glamor dalam balutan gaun haute couture rancangan desainer luar negeri, dan menjadi sorotan berbagai media serta fashion blogger.
Namun, publik mulai mempertanyakan peran dan kehadirannya karena nama Syahrini tidak tercantum dalam program resmi festival film tersebut, yang biasanya didedikasikan untuk pelaku industri perfilman.
Tanggapan pun datang dari aktris senior Christine Hakim, yang juga hadir di Cannes untuk mempromosikan film terbaru Indonesia. Ia meminta masyarakat agar tidak buru-buru menghakimi Syahrini.
“Memang Syahrini tidak terkait dengan festival filmnya, tapi film festival itu besar sekali. Banyak event charity, lelang, dan penghargaan lain. Seperti Syahrini kemarin dari United Society Council,” ujar Christine Hakim.
Kabar ini juga langsung menyulut perdebatan di dunia maya. Tagar #SyahriniCannes bahkan sempat trending di beberapa platform media sosial.
“Cannes atau Cannes-an? Kalau bukan dari UNESCO, kenapa ngaku-ngaku?” cuit akun @sisilapanorama.
“Ya namanya juga branding, biar headline-nya cetar membahana.” cuit akun @ndorokakung.
“Mau dia diundang siapa pun, tetap bangga ada orang Indonesia tampil di Cannes.” cuit akun @nadyazahrany.
“Ini contoh pentingnya verifikasi sebelum klaim-klaim besar.” cuit akun @rianaditya.
“Bukan soal irian, tapi kejujuran publik figur itu penting.” cuit akun @diah_mayang. (DD)







