JAKARTA, VOICEMAGZ.com – Penyanyi Reza Artamevia akhirnya buka suara perihal dirinya dilaporkan ke polisi atas dugaan penipuan berlian Rp 18,5 miliar.
“Terima kasih teman-teman media, saya di sini mau meluruskan atas berita yang sudah beredar di masyarakat. Intinya, saya punya perhiasan berlian senilai Rp 150 miliar ada di pihak mereka. Kemudian, sudah diserahkan serta sudah diperiksa secara bersama apakah berlian itu asli atau palsu karena kami ada buktinya,” jelas Reza Artamevia dikutip dari channel YouTube, Sabtu (16/11/2024).
Reza Artamevia menyebut dari total Rp 500 miliar, pihak IM baru menyerahkan setengah miliar kepadanya.
“Mereka baru memberikan Rp 18,5 miliar kepada kami dan kemudian sisanya itu kita tunggu sejak Agustus 2022. Bahkan, sampai saat ini tidak dipenuhi sesuai dengan jumlah yang sudah kita sepakati,” jelasnya.
Menurutnya apa yang ramai di masyarakat tidak sesuai dengan fakta aslinya.
“Dari Rp 150 miliar ada jumlah yang disepakati, tetapi mereka baru memberikan kepada saya Rp 18,5 miliar. Kemudian, kita tunggu seperti pada perjanjian yang sudah ditandatangani secara bersama. Kita tunggu terus hingga pada akhirnya pada 7 Oktober barulah berkembang seperti yang kalian dengar,” lanjutnya.
Reza Artamevia mengaku, sejak dari 2022 dirinya telah menunggu etika baik dari pihak IM. Sayangnya, pihak IM selalu mengulur waktu dengan memberikan alasan yang tidak masuk akal.
“Sejak dari Agustus kita tagih untuk penyelesaiannya, mereka selalu beralasan ada kendala, mulai dari urusan bank, dan sebagainya. Padahal, kita masih memiliki etika baik untuk penyelesaian terbaik tetapi yang ada sampai akhirnya berujung pada kalian,” tegasnya.
Ia menyebut, akibat tidak ada etika baik dari pihak IM membuat ibunda Aaliyah Massaid itu terpaksa melaporkan ke polisi.
“Saya sudah melakukan pengajuan atas kasus ini sejak 6 November 2024 dan panggilan untuk memberikan laporan sebagai korban seharusnya pada 19 November, tetapi karena kuasa hukum saya ada keperluan makanya datang ke sini sehingga pemanggilan dipercepat,” tandasnya./May.







