Pedangdut Nayunda Nabila Diperiksa KPK Berkaitan dengan TPPU Syahrul Yasin Limpo

oleh
oleh

JAKARTA, VOICEMAGZ.com – Dari kasus  persidangan Tindak Pidana Pencucian Uang ( TPPU) yang dilakukan mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), Tim Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemanggilan pemeriksaan kepada seorang penyanyi atau biduan dangdut bernama Nayunda Nabila  , Senin (13/4/2024).

 

Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri mengatakan, Nayunda bakal diperiksa di Gedung Merah Putih KPK K4, Jakarta Selatan.

“Hari ini (13/5) bertempat di gedung Merah Putih KPK, Tim Penyidik menjadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan saksi, Nayunda Nabila (Swasta / Penyanyi),” kata Ali melalui keterangannya kepada wartawan, Senin (13/5/2024).

 

Selain itu, kata Ali, tim penyidik memanggil perwakilan jasa travel  Maktour dan Suita yang diperiksa di kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Sulawesi Selatan.

“Kemudian bertempat di BPKP Sulawesi Selatan, juga dijadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan saksi-saksi,” ucapnya.

 

Ali membeberkan pihak jasa travel  dipanggil yaitu, Steven Lawton Lafian (Pemilik Suita Travel),  Ita Tjoanda (Pemilik Suita Travel), Harvey (Pegawai Suita Travel) dan A Rekni (Pegawai Maktour Travel).

 

Untuk diketahui, ini bukan pertama kali Nayunda Nabila diperiksa KPK. Nayunda tercatat pernah diperiksa dalam kasus dugaan korupsi SYL. Kala itu, penyidik memeriksa Nayunda untuk mendalami aliran uang politikus NasDem itu.

 

Selain itu, pada persidangan SYL, nama Nayunda sempat muncul sebagai fakta persidangan, Nayunda, diduga ia pernah menerima transfer sebesar Rp 30 juta.

Hal itu disampaikan oleh mantan Koordinator Substansi Rumah Tangga Kementan Arief Sopian setelah ditanya oleh jaksa.

 

Arief menyebut sempat adanya pengeluaran sekitar Rp50-100 juta dari anggaran Kementan untuk dana entertain SYL.  Arief blak-blakan kalau dalam setiap acara kerap memanggil biduan dangdut untuk menghibur.

 

Lantas jaksa lebih mendalami soal kaitan Nabila, mengingat jebolan ajang pencarian bakat.

“Kalau khusus yang tadi ke Nayunda tadi. Kalo saya cek ini Nayunda ternyata Rising Star Idol. Itu berapa kali ke yang Nayunda?” tanya jaksa.

“Satu kali,” jawab  Arief.
Pada sesi terpisah, jaksa sempat menunjukkan bukti kepada Arief soal transfer yang dilakukannya kepada rekening Nayunda.

 

“Saksi mengenal ini? barang bukti nomor 4, ini transfer uang atas nama Nayunda Nabila Nizrinah dengan nominal Rp 30 juta betul ya? dari pengirim Saudara Arief Sopiyan.

“Betul, Pak,” ujar Arief.

 

Jaksa mendalami tujuan dari pengiriman yang tersebut. Arief mengaku lupa. Ia hanya ingat ada yang memerintahkannya.

“Yang jelas memang kami disuruh transfer ke Nayunda Nabila,” ucap Arief.
Jaksa kemudian membacakan keterangan Arief yang termuat dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

 

“Bahwa gambar dokumen tersebut merupakan bukti pembayaran kepada Nayunda Nabila Nizrinah, atas keikutsertaannya mengisi acara Harmoni Kementan. Namun saya tidak mengetahui terkait biaya penyanyi Nayunda tersebut, sebenarnya saya hanya diminta oleh Kasdi Soebagyono [Sekjen Kementan] untuk transfer uang ke rekening BCA … [dari] rekening Bank Mandiri atas nama saya pada tanggal 25 November 2022 sebesar Rp 30 juta. Semua uangnya berasal dari uang patungan sharing eselon I Kementan yang awalnya uang cash ada terkumpul di saya dan selanjutnya saya setor ke rekening bank yang saya transfer ke rekening Nayunda Nabila Nizrinah,” papar jaksa membacakan BAP Arief.

 

Sedangkan, Bendahara Pengeluaran Direktorat Jenderal Prasarana Sarana Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan), Puguh Hari Prabowo, mengungkapkan pernah diancam oleh pihak jasa travel Suita  bernama Ita Tjoanda karena tidak membayar biaya perjalanan SYL Cs ke Brazil untuk menonton piala dunia sebesar  Rp 1,2 miliar./Teg.

No More Posts Available.

No more pages to load.