Wow… Patah Hatinya Ucie Sucita Pun Berbuah Prestasi

by -1,136 views

DEPOK, VoiceMagz.com – Nyaris dalam semua hal, digitalisasi sudah menjadi kewajiban. Tak pelak, Indonesia pun harus siap menyongsong industri digital.

Ada trik agar tak ketinggalan dan mampu menghadapi industri digital saat ini. Selain bekerja keras, pelaku dunia industri digital juga harus menghindari ‘3M’.

“3M itu, malas, miskin, mengkhayal. Itu yang harus kita hindari. Orang yang malas pasti akan jadi miskin,” ujar pedangdut Ucie Sucita usai mengisi talkshow ‘Millennials In Digital Industry’ di Universitas Indonesia, Depok, Selasa (30/4).

Upaya menghindari 3M ini diaplikasikan Ucie dengan menciptakan kreasi-kreasi baru yang lebih fresh, lebih kreatif serta pandai membaca peluang. Selain itu juga, harus ‘kepo’ alias ingin tahu namun ke hal-hal yang positif.

“Kepo dalam hal positif ya, karena kalau kita nggak kepo, males dan nggak mau tahu, kita beneran ketinggalan. Ketinggalan zaman iya, ketinggalan teknologi iya, akhirnya kita dibilang kudet (kurang update),” ujarnya.

Salah satu upaya kreatif ditunjukkan pelantun ‘Dibuang Sayang’ ini dengan kolaborasi bersama Zarry Hendrik, seorang penulis buku dan penjual caption instagram.

“‎Jadi setiap orang mau caption beli ke dia (Zarry Hendrik). Jadi setiap caption ada harganya. Nah, aku mau berkolaborasi dengan dia. Dia bikin captionnya aku yang buat liriknya,” ungkap Ucie.

Intinya, lanjut Ucie, semua kondisi harus bisa menghasilkan peluang. Seperti yang terjadi pada single ‘Dibuang Sayang’ yang liriknya merupakan ekspresi perasaannya usai ditinggal sang pacar. Dan hingga saat ini, videoklip lagu ini sudah ditonton 12 juta kali di chanel YouTube.

“Dari patah hati pun bisa jadi prestasi,” pungkasnya. (NVR)