JAKARTA, VOICEMAGZ.com – Penyanyi sekaligus penulis lagu asal Islandia, Laudrey, resmi diumumkan sebagai penerima penghargaan ASCAP Creative Voice Award 2026.
Prestasi ini semakin mengukuhkan posisi Laufey sebagai musisi muda berpengaruh yang berhasil menghidupkan kembali gairah musik jazz dan klasik di telinga generasi z.
Adapun penghargaan akan diserahkan dalam acara perayaan penulis lagu ASCAP Pop Music yang digelar secara tertutup pada 30 April mendatang di Los Angeles, Amerika Serikat.
Penghargaan Creative Voice Award sendiri bukanlah apresiasi sembarangan. Laufey kini sejajar dengan deretan nama besar lain yang pernah menerima penghargaan serupa, seperti Questlove, Wyclef Jean, hingga Lyle Lovett.
Presiden dan Ketua ASCAP, Paul Williams, ikut memberikan pujian terhadap konsistensi Laufey dalam meramu estetika musik yang mampu menembus sekat generasi.
“Hanya sedikit artis yang mampu membentuk kembali lanskap musik seperti Laufey. Melalui perpaduan elegan antara pengaruh pop, jazz, dan klasik, Laufey menjembatani genre dan generasi dengan suara yang memikat penonton di seluruh dunia,” kata Williams, dikutip Billboard, Kamis, 9 April.
Perjalanan karier musik Laufey sendiri tergolong fenomenal. Tumbuh besar di antara Reykjavik dan Washington DC, ia sudah akrab dengan piano dan cello sejak kecil, sebelum akhirnya menimba ilmu di Berklee College of Music.
Keberhasilannya menembus arus utama dibuktikan dengan pencapaian album “Bewitched” (2023) yang memenangkan Grammy untuk kategori Best Traditional Pop Vocal Album. Prestasi itu kembali diulang lewat album “A Matter of Time” (2025), yang juga meroket ke posisi 4 di tangga album Billboard 200.
Catatan tersebut menjadikan Laufey sebagai wanita ketiga dalam sejarah yang memenangkan beberapa Grammy di kategori tersebut, bersanding dengan nama besar seperti Natalie Cole dan Lady Gaga.
Selain torehan tujuh miliar stream secara global, Laufey juga dikenal aktif melalui The Laufey Foundation, sebuah yayasan yang mendanai program orkestra pemuda guna memastikan musisi muda memiliki sumber daya untuk mencapai potensi penuh mereka.
Dalam waktu dekat, ia dijadwalkan merilis edisi deluxe “A Matter of Time: The Final Hour” pada 10 April, disusul album rekaman langsung dari Madison Square Garden pada 18 April, serta peluncuran buku anak-anak pertamanya, “Mei Mei the Bunny”, pada 21 April mendatang.
“Sama mengesankannya adalah dedikasinya untuk memberdayakan pencipta muda berbakat lainnya melalui kegiatan amal. Merupakan suatu kehormatan untuk merayakan seni perintis dan dampaknya yang luar biasa dengan ASCAP Creative Voice Award,” ujar imbuhnya./Ib.






