Dukung Macklemore, 4 Musisi Mundur dari Tur Ed Sheeran

oleh
oleh

JAKARTA, VOICEMAGZ.com  – Gelombang dukungan terhadap Macklemore yang didepak dari tur Ed Sheeran semakin meluas. Kini empat musisi ternama yang jadi artis pendukung Loop Tour 2026 secara kompak memutuskan mundur sebagai bentuk solidaritas bagi Macklemore dan Palestina.

Keputusan ini datang dari Finneas, kakak Billie Eilish yang terlibat di tur, penyanyi asal Irlandia Aaron Rowe, band tradisional Irlandia Beoga, serta grup pop Denmark Lukas Graham. Mereka kompak menyatakan sikap lewat unggahan Instagram, menolak tinggal diam saat upaya mencari keadilan bagi rakyat Palestina justru dibungkam.

Gerakan ini bermula dari Macklemore saat tampil membawakan lagu protesnya, “Hind’s Hall”, di MetLife Stadium, New Jersey. Ia menyerukan “Free Palestine” di hadapan 90 ribu penonton dan menyampaikan pesan solidaritas kepada rakyat Gaza serta Tepi Barat yang telah lama hidup di bawah bayang-bayang kekerasan.

Tak lama setelah itu, Macklemore mengumumkan dirinya dicoret dari sisa jadwal tur Sheeran di Amerika Serikat. Ia menuding pengusaha Robert Kraft, pemilik klub NFL New England Patriots sekaligus Gillette Stadium, sebagai pihak yang menggalang tekanan terhadap sejumlah venue agar menolak menggelar konser jika dirinya tetap tampil. Pihak promotor, Messina Touring Group, membenarkan bahwa beberapa tempat pertunjukan menyatakan tidak akan mengizinkan konser berlangsung selama Macklemore masih berada dalam susunan acara.

Aaron Rowe menjadi yang pertama angkat bicara. Sebagai musisi asal Irlandia, ia menyebut bangsanya sangat memahami arti penderitaan akibat penjajahan dan kekerasan massal. Ia menegaskan tidak bisa tinggal diam membiarkan kalangan berkuasa membungkam suara-suara yang menyerukan penolakan terhadap genosida serta pembantaian anak-anak yang tengah terjadi.

Finneas menyusul dengan pernyataan senada. Ia menegaskan bahwa para seniman tidak boleh dibungkam ketika bersuara untuk mereka yang tertindas, dan menyatakan dukungannya secara terbuka bagi Palestina dan rakyatnya. Langkah ini terbilang berat bagi Finneas, mengingat ia dijadwalkan membuka konser Sheeran di Amerika Selatan akhir tahun ini.

Sementara itu, band Beoga menyampaikan pernyataan yang lebih tajam. Mereka menyebut keputusan mundur diambil menyusul upaya pembungkaman terhadap Macklemore oleh lobi-lobi pro-Israel. Sebagai bagian dari gerakan Irish Artists for Palestine, Beoga menegaskan komitmennya sebagai bangsa yang memahami betul makna kolonialisme.

Mereka juga mengingatkan publik bahwa persoalan sesungguhnya jauh lebih besar dari sekadar kontroversi panggung, lebih dari seribu warga Palestina telah tewas sejak gencatan senjata terakhir yang disebut-sebut berlaku.

Menanggapi gelombang protes ini, Ed Sheeran buka suara. Ia menegaskan telah berupaya mencari jalan tengah sepanjang pekan namun tidak berhasil menemukan solusi, seraya menyebut publik yang mengenalnya tahu betul nilai-nilai yang ia pegang.

Sang musisi menyatakan keputusan mencoret Macklemore murni berasal dari pihak promotor menyusul tekanan sejumlah venue, bukan keinginannya pribadi./Eds.

No More Posts Available.

No more pages to load.