KPPU Wacanakan Penambahan Sentra Perdagangan Beras Baru

by -1,465 views

JAKARTA, Voicemagz.com – Sebuah wacana guna menstabilkan distribusi beras yang merupakan salah satu produk komoditi pangan primer masyarakat Indonesia dimunculkan Komisi Pengawas dan Persaingan Usaha (KPPU).

Wacana ini digulirkan KPPU lewat upaya mendorong pengembangan pasar induk khusus beras di sentra produksi beras sehingga tak perlu terpaku hanya pada Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC).

Seperti diketahui, saat ini Indonesia hanya memiliki satu pasar induk beras yaitu PIBC.

Ketua KPPU, Syarkawi Rauf mengungkapkan, tidak adanya pasar induk beras selain PIBC, menyebabkan referensi harga dan pasokan beras di Tanah Air sangat tergantung pada PIBC. Padahal, PIBC belum tentu mencerminkan harga di seluruh daerah.

“Terkait pengembangan pasar induk beras juga penting. Karena kita betul-betul tergantung pada referensi harga yang ada di PIBC,” kata Syarkawi di Gedung KPPU, Jakarta, Senin (15/1).

Menurut Syarkawi, selama ini jika harga beras di PIBC naik maka harga beras di berbagai daerah juga berpotensi naik. Ketika berbagai daerah memiliki pasar induk khusus beras, maka harga beras di daerah tak mudah goyah dengan isu nasional.

Jika pasokan di PIBC kurang 30 persen, kata dia, hal tersebut akan dianggap bahwa seolah seluruh Indonesia kekurangan beras. Padahal, masih ada daerah yang justru mengalami surplus.

“Padahal ada daerah yang masih cukup. Oleh sebab itu, kita perlu mendorong bagaimana bentuk PIB baru di sentra produksi kita seperti di Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatra Selatan, dan sebagainya,” imbuh dia.

 

Ditambahkannya, harga beras di berbagai daerah yang terus melonjak adalah waktu yang tepat untuk membangun pasar induk khusus beras selain PIBC lantaran dapat meminimalisir kejadian serupa di kemudian hari.

“Dengan tidak berpusat di Cipinang, ini bisa juga untuk meminimalisir terjadinya persaingan usaha yang tidak sehat, termasuk menutup ruang bagi pelaku usaha yang melakukan praktik usaha yang tidak sehat,” jelas Syarkawi. (NVR)

No More Posts Available.

No more pages to load.