Sandec Sahetapy dan 17 Tokoh Lainnya Mendapat Penghargaan Dari Perwamki

by -121 views

Jakarta, Voicemagz.com- Perkumpulan Wartawan Kristiani (Perwamki) merayakan hari jadinya yang ke 17 tahu. Dalam acara puncak yang digelar Hotel Aston Bellevue di Jakarta selatan itu perwamki menganugerahkan sebanyak 17 piagam untuk sejumlah tokoh di berbagai bidang.

Salah satu yang mendapat penghargaan di acara tersebut adalah Sandec Sahetapy sebagai Tokoh Kebudayaan Indonesia. Sandec merupakan  seorang tokoh muda yang dikenal dekakat dengan para pelaku industri hiburan, terutama musik dan film.

Ia juga menjadi pembina di beberapa organisasi profesi hiburan seperti PARFI (Persatuan Artis Film Indonesia) dan PAPPRI (Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia) DKI Jakarta.

Ketika diwawancarai oleh para awak media  usai menerima piagam penghargaan tersebut, Sandec mengatakan.

” Trima kasih kepada Perkumpulan Wartawan Kristiani, dalam usianya yang ke 17 tahun ini  telah memberikan piagam  penghargaan kepada para  tokoh dibidangnya masing-masing”, kata Sandec di Aston Belleuve, jakarta selatan, Selasa (10/11/20).

lebih lanjut ia menambahkan bahwa, ” Penghargaan ini tentu menjadi motivasi buat saya untuk terus mengangkat kebudayaan Indonesia dari Sabang sampai Merauke  ke level dunia”, tambah pria kekar berdarah Maluku ini.

Sandec sendiri memang selama ini dikenal masyarakat sebagai orang yang sangat peduli dengan kekayaan budaya Indonesia. Salah satu usaha nyata untuk menduniakan kebudayaan Indonesia yang ia lakukan adalah dengan mendirikan Sandek Media Grup, dimana didalamnya terdapat  Radio FM berbasis digital. Kemudian Swarna TV berbasisis streaming dan majalah digital (e-Magazine).

Pendirian Sandek Media Grup ini mendapat apresiasi yang tinggi dari seorang Jenderal TNI aktif yaitu Brigjen TNI,  Akhmad Tamim Mustofa.

Jenderal Tamim bahkan meyakini  bahwa tujuan Sandec mendirikan Sandek Media Grup ini tidak berorientasi bisnis semata. Tapi murni bentuk kepeduliannya seorang Sandec untuk mengangkat derajat kebudayaan Indonesia ke level dunia./Irish